Program Pelatihan Digital Kemenag untuk Pengembangan Kewirausahaan di Pesantren
Kementerian Agama (Kemenag) kembali meluncurkan program pelatihan berbasis digital yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas. Program ini dikenal dengan nama MOOC Pintar (Massive Open Online Course), yang menawarkan berbagai modul pembelajaran yang relevan dan bermanfaat bagi peserta.
Pendaftaran untuk program pelatihan ini dibuka selama tiga hari, yaitu dari tanggal 20 hingga 22 Agustus 2025. Setelah pendaftaran selesai, pelatihan akan dilaksanakan secara daring pada periode 23–27 Agustus 2025. Seluruh kegiatan bisa diakses melalui laman resmi pintar.kemenag.go.id.
Salah satu program yang paling diminati adalah Pelatihan Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif di Pesantren. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk menumbuhkan nilai, sikap, serta keterampilan kewirausahaan di lingkungan pesantren. Dengan sistem pengelolaan yang modern, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Materi Pembelajaran dalam Modul 3.4 Entrepreneurship Mindset
Sebagai bagian dari materi pembelajaran, peserta diminta untuk mengikuti soal latihan dalam Modul 3.4 Entrepreneurship Mindset. Berikut adalah rangkuman jawaban dari beberapa pertanyaan penting:
Fokus pada solusi bukan pada madrasah, merupakan contoh dari mindset?
Jawaban: B. GrowthApa yang dimaksud dengan “Passion” dalam kewirausahaan?
Jawaban: C. Memiliki gairah dan kecintaan terhadap bisnisApa yang dimaksud dengan “Risk-Taking” dalam kewirausahaan?
Jawaban: D. Mengelola risiko dengan bijakApa yang dimaksud dengan konsep “Problem-Solving Entrepreneurship”?
Jawaban: A. Menggunakan masalah sebagai peluang untuk menciptakan produk atau layanan baruBagaimana pesantren merespons kesulitan ekonomi santri dengan pendekatan kewirausahaan?
Jawaban: B. Mengembangkan program kewirausahaan untuk membantu santri menciptakan penghasilanApa dampak memiliki High Ethical Standards pada kewirausahaan?
Jawaban: B. Meningkatkan kepercayaan dan menjaga keberlanjutan perusahaanApa ciri utama dari mindset fixed (tetap) dalam kewirausahaan?
Jawaban: A. Tidak suka dengan perubahanApa yang dimaksud dengan “Marketing Sensitivity” dalam kewirausahaan?
Jawaban: C. Kemampuan untuk merespons perubahan pasarMengapa kewirausahaan (KWU) penting di pesantren?
Jawaban: A. Karena dapat membantu mengembangkan keterampilan ekonomi santriApa yang dimaksud dengan “Entrepreneurship Mindset”?
Jawaban: D. Pola pikir dan sikap yang mendukung kegiatan kewirausahaan
Harapan Kemenag Terhadap Pesantren
Dengan adanya pelatihan ini, Kemenag berharap pesantren mampu melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan ekonomi dengan semangat kewirausahaan. Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan wawasan dan keterampilan yang diperlukan untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan berkontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat.
